Posts Tagged With: sejarah

Mengapa Turki Memboikot Film King Suleiman ?


Mengapa Turki Memboikot Film King Suleiman ?

*****

Masih ingat saat heboh penayangan film King Suleiman yang kini berubah nama menjadi Abad Kejayaan ? Beberapa dari kita menganggap boikot ini berlebihan padahal di negara asalnya sendiri tidak diperkenankan untuk ditonton.Mengapa ?

Pengetahuan kita akan sejarah akan membawa kita kepada satu pengetahuan besar mengapa sampai film ini diboikot di Turki.

Bukan masalah terlalu berlebihan memandang sebuah film akan tetapi masa pemerintahan Sultan Sulaiman di era kekhalifaan Turki Usmani akan membuka beragam tabir sejarah akhir zaman.
Orang-orang yang tidak memahami sejarah akan menontonnya hanya sebatas syahwat hiburan padahal mempelajari sejarah akan membawa kita semakin meyakini peristiwa besar di akhir zaman .Maha benar Allah dengan segala firmanNya .

Pasti akan kamu dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan pasti akan kamu dapati orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya kami adalah orang Nasrani” Yang demikian itu karena di antara mereka terdapat para pendeta dan para rahib, (juga) karena mereka tidak menyombongkan diri.”
( Q.S Al-Maidah :82 )

Masa dimana kebanyakan anak laki-laki dari Kristen Ortodoks diambil oleh Turki Usmani dan didik menjadi pasukan elit ‘ Jannisaries ‘ yang sangat disiplin dan militan terhadap kekhalifaan .
Silahkan nonton scene saat Ibrahim Pasa mengingat tanah asalnya, : Christian Yunani sebelum dia diambil dan dibersarkan bersama Sultan Sulaiman yang naik tahta menggantikan Sultan Selim I ( ayahnya ).

Credit Foto : The Guardian Putin berpidato di dalam gereja Kristen Ortodoks

Credit Foto : The Guardian
Putin berpidato di dalam gereja Kristen Ortodoks

Silahkan perhatikan lagi dialog Valide ( ibunda Sultan Sulaiman ) yang menyatakan bahwa dia bisa berbahasa Tatar Krimea ( Rusia ) karena memang beliau berasal dari sana ( kerajaan Tatar Krimea ) .Bahkan kebanyakan perempuan di Harem berasal dari Kristen Ortodoks yang sekarang merupakan wilayah Ukraina,Tatar Krimea ,Polandia,Hungaria dan Rusia yang mayoritas adalah Kristen Ortodoks
Pertanyaan paling besar ,mengapa hanya anak-anak Kristen Ortodoks yang diambil bahkan dijadikan anak turunan dan Yahudi sama sekali tidak tersentuh ?

Semua yang terjadi bukanlah kebetulan melainkan merupakan suatu tanda ketetapan dari Allah ,Rabb yang harus disembah .

Dalam sebuah hadits yang panjang Rosulullah Saw menjelaskan peristiwa ini: “Kalian (kaum muslimin) akan mengadakan perdamaian dengan Bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan berperang bersama mereka melawan suatu musuh di belakang mereka. Maka kalian akan selamat dan mendapatkan harta rampasan perang. Kemudian kalian akan sampai ke sebuah padang rumput yang luas dan berbukit bukit. Maka berdirilah seorang laki laki dari kaum Rum lalu ia mengangkat tanda Salib dan berkata, ‘Salib telah menang’. Maka datanglah kepadanya seorang lelaki dari kaum muslimin, lalu ia membunuh laki laki Rum tersebut. Lalu kaum Rum berkhianat dan terjadilah peperangan, dimana mereka akan bersatu menghadapi kalian di bawah 80 bendera, dan di bawah tiap tiap bendera terdapat dua belas ribu tentara”. [HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah]

Siapa satu musuh yang dimaksud ? Para ulama sepakat menafsirkan satu musuh yang dimaksud adalah Zionist Dajjal .

Pertanyaan paling logis ,siapa yang mendirikan Zionist Dajjal ?
Kita tentu sadar dan tahu bahwa Zionist didirikan oleh orang-orang Yahudi Askenazi untuk mempersiapkan tatanan dunia baru untuk menyambut kedatangan Dajjal .

Siapakah Bangsa Rum yang dimaksud ?
Sekali lagi pemahaman kita akan sejarah akan membawa kita pada titik keyakinan akan tanda-tanda akhir zaman .

Konstantinopel sebelum ditaklukan oleh kekhalifaan Turki merupakan wilayah kerajaan Byzantium yang mayoritas adalah Christian Ortodoks .Silahkan google untuk membuktikan tulisan saya.

Jatuhnya Byzantium dengan ibukota Konstantinopel yang sekarang bernama Istanbul membawa dampak berpindahnya orang-orang Kristen Ortodoks ke wilayah lain .Seiiring perputaran masa kerajaan-kerajaan Kristen kecil takluk dalam aturan pemerintahan kekhalifaan Turki Usmani .

Pertanyaan paling rasional dimana pusat Kristen Ortodoks ? Kita tentu bisa membaca dengan jelas negara yang menjadi pusat Kristen Ortodoks dan tidak tunduk kepada bangsa manapun .
Siapakah mereka Bangsa Rum itu ? Apakah Amerika atau Rusia ?

Jawaban paling logis adalah negara mana yang memiliki penganut Kristen Ortodoks ? Semua mata dan pendengaran kita akan tertuju kepada Moskow sebagai ibukota Rusia merupakan negara dengan statistik Kristen Ortodoks paling banyak di dunia .Dengan sendirinya kita paham siapa Bangsa Rum yang dimaksud .

Sesuatu yang terlewatkan dari film ini juga adalah tentang pemberontakan Syiah Safawi .Dan dengan fitnah inilah Ibrahim Pasa dijatuhi hukuman mati .
Sejarah Syiah telah lama dikenal dalam masa pemerintahan kekhalifaan Turki sebagai orang-orang yang memberontak terhadap sistem.

Silahkan nonton dengan saksama saat dialog Ibrahim Pasa dengan pemimpin Syiah Safawi yang meminta mereka kembali kepada Islam dan akan dijamin hak-haknya sebagaimana hak-hak kaum muslimin yang lain.
Maka sungguh heran hari ini bahwa Syiah dianggap Islam .Bila Syiah adalah Islam maka tentu tidak perlu ada dialog untuk meminta mereka kembali kepada Islam .

Tidak kah kita pahami siapa orang-orang musyrik yang disebutkan dalam Al-Quran ?
Para ulama menerangkan dengan details siapa yang dimaksud dengan orang musyrik dan siapa ahli kitab .

Musyrikin itu Kafir
Paling tidak ada beberapa hal pokok yang menguatkan bahwa kaum musyrikin itu kafir dan kedudukannya lebih rendah dari ahli ktiab, yahudi dan nasrani.
1. Mereka tidak pernah mau menerima bahwa tuhan hanya satu saja, yaitu Allah. Meski mereka mengenal dan mengakui bahwa Allah SWT itu, namun konsep ketuhanan mereka adalah mengakui adanya tuhan-tuhan selain Allah. Baik berberntuk berhala batu, atau pun menyerahkan diri mereka kepada kekuatan ghaib.
Bentuk aqidah seperti ini dalam konsep Islam tidak ada artinya. Sebab yang namanya iman kepada Allah itu adalah menafikan semua bentuk penyembahan kecuali hanya kepada Allah. Mereka adalah orang-orang yang beragama dengan agama nenek moyang danmenyembah berhala, baik yang terbuat dari batu, kayu, atau pun potongan kurma.
2. Mereka tidak mengakui kenabian Muhammad SAW dan semua nabi serta rasul yang diutus Allah ke muka bumi, sebab mereka itu memang menolak konsep kenabian. Dan realitanya sehari-hari, kerja mereka memang selalu memusuhi Rasulullah SAW, mengejeknya, mengatainya gila, atau menuduhnya sebagai penyihir, atau didudukkan sebagai penyair. Bahkan lebih jauh dari itu, mereka pun setiap harinya tidak berhenti dari memerangi bahkan bercita-cita untuk membunuhnya.
Sedangkan Yahudi dan Nasrani, meski mereka tidak mengakui kenabian Muhammad SAW, namun mereka masih menerima konsep kenabian. Mereka mengakui kenabian para nabi dan rasul terdahulu, meski mereka seringkali memeranginya juga.
3. Mereka juga tidak mengakui adanya ayat Al-Quran sebagai wayhu yang turun dari langit, karena mereka memang mengingkari adanya kitab suci yang turun dari langit. Mereka mengatakan bahwa Al-Quran itu hanyalah syair yang diciptakan oleh Muhammad SAW.
Sedangkan Yahudi dan Nasrani meski tidak menerima Al-Quran, namun mereka menerima Zabur, Taurat dan Injil serta kitab-kitab yang turun kepada para nabi sebelumnya. Meski pun tidak sedikit dari mereka yang menginjak-injak atau memutar balik isinya.
4. Mereka juga tidak mengakui keberadaan para malaikat yang suci sebagai hamba-hamba Allah SWT yang mulia.
Sedangkan Yahudi dan Nasrani sangat mengenal konsep tentang adanya para maiaikat, meski banyak di antara merreka menyelengkannya menjadi puteri-puteri Allah SWT. Nauzu billahi min zalik.
5. Mereka juga mengingkari adanya kehidupan setelah kematian, serta tidak menerima bahwa orang yang telah meninggal itu akan dibangkitkan kembali.
Sedangkan Yahudi dan Nasrani masih mengakui adanya kehidupan setelah kematian, juga menerima konsep bahwa orang yang sudah mati itu nantinya akan dibangkitkan untuk dihisab untuk dimasukkan ke surga atau ke neraka.
6. Bahkan yang paling parah, mereka juga meningkari adanya azab kubur serta tidak pernah percaya akan datangnya hari kiamat. Surga dengan segala kenikmatannya dan neraka dengan semua bentuk siksanya tidak pernah mereka akui keberadaannya.
Sedangkan Yahudi dan Nasrani sangat mengakui adanya surga dan neraka, bahkan istilah yang mereka pakai punya banyak kemiripan dengan istilah di dalam Al-Quran. Di dalam Al-Quran seringkali disebutkan nama surga yaitu Jannatu ‘Adnin, sebagaimana Yahudi dan Nasrani juga menyebut taman Eden.

Dalam pandangan sekarang bagaimana ajaran Syiah bila kita merujuk kepada penafsiran ulama terhadap orang musyirikin ?

Dalam dunia yang penuh peperangan ,pandangan politik dan beragam munculnya kesesatan ,kita perlu memahami aqidah yang lurus .Aqidah yang berlandaskan Al-Quran dan Hadist bila tidak kita akan masuk dalam fitnah gelombang Dajjal .

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَفِتْنَةِ الْمَمَاتِ ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ “
“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah al Masih ad Dajjal dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan fitnah saat kematian, dan aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan hutang.” (HR. Bukhori)

Bercerminlah dari Syam (Suriah) dan Iraq.Peperangan di Syam dan Iraq bukan semata-mata antara pemerintah dan pasukan pemberontak melainkan antara yang haq dan batil .
Bila ini tidak cukup membut kalian berfikir .Pahami baik -baik hadist yang menerangkan tentang peperangan di Syam .

Tak ada satu keraguan pun bahwa kita adalah umat akhir zaman ( people in the end of time ) .
Bahkan orang-orang Kristen Ortodoks mengakui ini .Baca link dibawah ini ;
http://www.gotquestions.org/war-Syria-end-times.html

Ketika terjadi fitnah (konflik), maka iman teletak di Syam.
Dari Abdullah bin Amr bah wa Rasulullah Saw bersabda: “Aku bermimpi melihat tiang kitab (Islam) ditarik dari bawah bantalku. Aku mengikutinya dengan pandanganku. Ternyata, ia adalah cahaya sangat terang, hingga aku yakin bahwa cahaya itu membawa pandanganku ke Syam. Dan aku menafsirkan dari apa yang aku lihat dalam mimpi itu, bahwa bila fitnah (konflik) terjadi maka iman terletak di negeri Syam.” (Hadits ini dishahihkan oleh al-Albani).

Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga kaum Rom turun di kota Amaq (lembah Antioch, Selatan Turki) dan di Dabiq (dekat Aleppo, Syria). Kemudian datanglah suatu pasukan yang menghadang mereka dari Madinah, yang berasal dari penduduk pilihan bumi. Dan ketika mereka sudah berbaris-baris, maka berkatalah orang Rom, Biarkanlah (jangan kalian halangi) antara kami dengan orang-orang yang memisahkan diri dari kami (yang masuk Islam) untuk kami perangi. Maka kaum Muslimin berkata, Demi Allah, kami tidak akan membiarkan kamu memerangi saudara-saudara kami.”. Mereka kemudian akan berperang dan satu pertiga pasukan melarikan diri, Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan mengampuninya. Satu pertiga dari mereka akan menerima syahid yang terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan satu pertiga lagi menerima kemenangan dan menakluk Constantinopel. Dan ketika mereka membagikan harta rampasan perang dan kemudian menggantung pedang mereka pada pohon-pohon zaitun, tiba-tiba setan berteriak: sesunguhnya Dajjal telah menggantikan kalian di antara keluarga kalian. Lalu mereka keluar padahal itu adalah bathil. Dan ketika mereka kembali ke Syam, keluarlah Dajjal dan ketika mereka sedang bersiap-siap untuk berperang dengan mengatur barisan tiba-tiba di iqamati shalat, lalu turn Isa putra Maryam. (Hadis Riwayat Muslim)

Siapa sekutu Suriah kalau bukan Rusia .Bagaimana hubungan politik Rusia dan Turki ? Telah banyak berita yang menunjukkan fakta-fakta yang nyata .

http://m.republika.co.id/…/nfwd2y-erdogan-undang-putin-perk…
http://jakartagreater.com/putin-menyerang-suriah-adalah-om…/.
http://m.indonesia.rbth.com/…/kapal_cepat_peluncur_rudal_ru…

******

Sudah saatnya kita meyakini aqidah Islam ,membersihkan diri (taubat ) ,memperbaiki diri .
Selamanya antara haq dan batil akan selalu berperang .Dalam golongan manakah kita ?

Semoga hiburan di dunia tidak melalaikan kita mempersiapkan diri untuk peristiwa besar berupa kematian dan akhir zaman ( kiamat )

Wallahualam bishawab

Menulis adalah menyampaikan kebenaran
Diolah dari berbagai sumber dan terjemahan

Jablonna,Polandia

Advertisements
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Muslim Tatar, Permata Islam yang Terlupakan di Bumi Polandia


Memoar Aisha Pisarzewska , Putri Sang Perantau

 

Oleh : Raidah Athirah

 

Bertaut Sejarah Antara Aisha Pisarzewska dan Muslim Tartar

 

 

Sejarah Islam serta wilayah yang dimerdekakan di dataran Eropa telah membentuk kepingan-kepingan logam emas yang bertaburan dalam kisah-kisah sejarah muslim di bumi Eropa.Beberapa dari kepingan yang berserakan terlupakan oleh zaman .Tetapi jejak-jejak gemilang itu masih menancap, membumi melalui empat musim.

 

Tidak banyak yang tahu tentang sejarah orang-orang muslim pertama di Polandia.Siapa yang menyangka jika Abu Aisha akan bertaut ukhuwah dengan saudara seiman yang telah mengikat hubungan dengan perempuan muslim berdarah asli Tatar.Saya kemudian mengenal perempuan muslim ini dengan nama panggilan Umm Hafsa.

 

Menyebut nama Muslim Tatar seperti meloncat ke mesin waktu .Menyusuri kisah demi kisah .Merangkai cerita demi cerita tentang permata Islam yang terlupakan di bumi Polandia.Saya tak terkejut saat mendengar cerita tentang pemuda Tatar yang melancong ke tanah Arab yang kini tengah bersinar,Dubai.

 

Saat ia memasuki museum di negeri itu, ia dapati beberapa kopiah yang memiliki bentuk sama persis seperti peninggalan leluhurnya.”Bukankah ini tudung kepala yang biasa dipakai oleh para lelaki muslim.?” Begitu tanda tanya besar dalam benak sang pemuda Tatar yang telah lupa dengan identitas generasi terdahulu .Bahkan ia tak tahu kalau leluhurnya adalah muslim.Pergeseran budaya serta pengaruh budaya Kristiani dari tanah yang dijuluki negeri Sang Paulus telah menjauhkan bahkan membuat mereka lupa tentang jati diri sebenarnya.

 

Saya ceritakan kembali sejarah muslim dari tanah lahir Aisha Pisarzewska .Saya ingin mengenangnya sebagai sejarah muslim yang saling bertaut.Agar generasi kelak tak pernah lupa bahwa di bumi Polandia , Islam telah membumi disini sebelum kemudian dihempaskan oleh masa.Aisha Pisarzewska bertaut sejarah bersama Muslim Tatar dari darah Abu Aisha.Saya muslimah dari negeri timur Indonesia mengikat rahim dalam kisah perjalanan ini.

 

Ini kisah tentang bayi muslim pertama yang dicatat dalam sejarah tanah Jablonna .Muslim Tatar , generasi muslim pertama di bumi Polandia.Kami saling bertaut sejarah tentang keyakinan dan ukhuwah

 

***

Islam datang ke bumi Polandia telah bermula sejak abad ke -14.Namun Kekhalifaan Cordova pada abad ke 10 telah mencatat utusan yang masuk ke Polandia, seorang pedagang terkenal yang bernama Ibrahim bin Jakub.

 

Pada abad ke -14 tepatnya orang-orang muslim yang berasal dari suku Tatar menetap dalam wilayah Kerajaan Polandia-Lithuania.Kita tentu tak lupa dengan sejarah penyerbuan tentara Mongol secara besar-besaran yang terjadi pada abad ke -13.Walaupun suku Tatar termasuk dalam pasukan penaklukan itu , tetapi mereka tetap memiliki karakter murni jiwa prajurit yang tangguh dan tidak bercampur atau terpengaruh dengan karakter bangsa manapun.

 

Inilah kisah sejarah saudaraku ,mengapa Muslim Tatar atau biasa disebut Lipka Tatar atau Tatar Belarusia telah mengkrucut di bumi Polandia menjadi suku Tatar.Saya hanya menilai dengan pandangan yang dangkal bahwa kemewahan , kenyamanan , pangkat serta kedudukan yang tinggi di masyarakat terkadang dapat membuat manusia terlena.Beginilah sejarah mengapa generasi Tatar masa kini perlahan -lahan tercabut dari akar keyakinan yang murni yang telah bercampur dengan budaya Polandia dan melupakan identitas leluhurnya para prajurit tangguh Muslim Tatar.

 

Saya tak hendak menghakimi tentang generasi Tatar yang sebagian telah kehilangan identitas di tengah derasnya arus keterbukaan budaya di bumi Polandia.Ada dari generasi mereka sudah menyatu dengan budaya asli Polandia.Jangan tanyakan tentang 5 rukun Islam yang lain!.Saya takut anda kecewa.Inilah kegundahan terbesar kami berada di bumi Polandia.Saya dan Abu Aisha khawatir bahwa fitnah zaman yang telah datang , masuk dan merusak generasi yang kami lahirkan.Allah Tuhan Yang Satu sebaik-baik tempat kami memohon pertolongan.

 

Bumi berputar.Terkadang sebuah peradaban berada disisi atas .Mencapai masa gemilang.Dalam putaran masa dan peristiwa.Sebagian terhempas ke sisi bumi terbawah, sebagian yang lain terlupakan.Hanya ada satu kejayaan yang abadi , iman yang tertancap kuat dalam hati, terbukti dalam lisan yang benar ,dan bersinar dalam langkah.

 

Hubungan sejarah antara bumi Polandia dan jejak Islam terlihat jelas dari bukti-bukti peninggalan masa lalu yang ditemukan pada sejumlah koin Arab di seluruh tanah Polandia.Tapak-tapak itu telah membumi.Generasi kini mungkin telah lupa atau tak ada yang mengetahui.Akan tetapi, sejarah kehadiran orang-orang Muslim pertama di negeri ini akan selalu disematkan kepada suku Tatar atau yang diucapkan dengan nama Muslim Tatar.

 

Mari saya ceritakan lebih dalam , membawa ingatan kita lebih jauh bagaimana Islam membumi di negeri ini.Melewati putaran masa, dari musim ke musim.Jejak itu masih disana.Setiap muslim yang datang ke negeri ini tak akan pernah melupakan jejak sejarah ini.Anda harus menyaksikan bagaimana ayat-ayat tergambar jelas dalam perjalanan ini.

 

 

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merubah (keadaan) mereka setelah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa, mereka senantiasa menyembah-Ku (samata-mata) dan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apapun, dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang yang fasik” (QS An Nuur:55).

 

 

Benarlah apa yang telah disabdakan oleh Rasul kita yang mulia yang tertera dalam sebuah hadits shahih dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak lama lagi umat-umat lain akan saling menyeru untuk mengeroyok kalian seperti orang-orang yang makan mengerumuni nampan (berisi hidangan makanan)“. Salah seorang sahabat bertanya: “Apakah dikarenakan jumlah kita sedikit kala itu?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Bahkan kalian saat itu berjumlah banyak, akan tetapi kalian buih (tidak memiliki iman yang kokoh) seperti buih air bah, sungguh (pada saat itu) Allah akan menghilangkan rasa takut/gentar terhadap kalian dari jiwa musuh-musuh kalian dan Dia akan menimpakan (penyakit) al wahnu ke dalam hati kalian.” Maka ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah (penyakit) al wahnu itu? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Cinta (kepada perhiasan) dunia dan benci (terhadap) kematian“ ( H.R.Abu Dawud & Ahmad)

 

***

 

Tapak Awal Muslim Tartar , Sang Prajurit Perkasa

 

Pada abad ke -14 sejarah mencatat bahwa Muslim Tartar pertama kali menetap di wilayah kerajaan Lithuania di tanah Grand of Duchy.Selanjutnya mereka bekerja sebagai prajurit terampil yang dibayar dengan upah yang besar di wilayah ini.Jiwa-jiwa muslim yang tangguh akan terus bersinar di bumi manapun mereka berada.

 

Grand Duke Lithuania menaikkan pangkat para prajurit ini dan mengizinkan mereka memelihara identitas keislaman di wilayah kerajaan Polandia , Lithuania serta Ruthenia.Walaupun setelah masa khidmat ini selesai , para prajurit muslim Tartar yang kembali ke tanah asal mereka dipanggil kembali oleh Grand Duke Vytautas atau yang lebih dikenal dengan nama Wattad dalam lisan suku muslim Tatar. Sang Raja memberi ruang untuk Muslim dari bangsa Tartar penganut Sunni berkembang di negeri ini.

 

Muslim Tartar dikenal sebagai para prajurit tangguh.Sikap berkhidmat yang baik ini membuat Kerajaan Polandia-Lithuania mempercayai mereka menjaga wilayah kerajaan .Sejarah mencatat status Szlachta diberikan oleh Raja Polandia – Lithuania kepada prajurit Muslim Tatar yang telah mengabdikan diri kepada negeri ini.Szlachta atau gelar bangsawan ini bukti bahwa Muslim Tatar adalah permata , cahaya Islam yang di perlihatkan pada keberanian pasukan berkuda yang berperang menjaga pertahanan wilayah kerajaan dari tentara-tentara asing yang ingin menguasai wilayah Polandia-Lithuania.

 

 

Pada abad ke -16 sampai abad ke -18 orang-orang Muslim Tatar yang masuk kewilayah kerajaan terus bertambah.Setelah kebebasan menjalankan ajaran Islam diberikan , para prajurit pemberani ini menetapkan langkah mereka di tanah ini , mengabdi kepada kerajaan Polandia -Lithuania yang diketahui sebagai penganut Kristiani .Apalagi setelah kerajaan menginzinkan para prajurit Muslim Tatar menikahi para gadis Katolik Polandia maupun Ruthenia.Kenyamanan serta kebebasan ini semakin meneguhkan langkah para prajurit pemberani untuk tinggal di negeri ini.Kita tentu menganggap ini sungguh sikap terbuka kerajaan terhadap orang-orang Islam.Padahal di masa itu, dataran Eropa mengganggap hal ini sebagai bentuk perlakuan yang luar biasa.

 

Terlepas dari kenyamanan yang diberikan , inilah awal mula Muslim Tatar menyatu dengan orang-orang asli dari negeri ini.Jika kini mereka kehilangan identitas, sebagai saudara dalam satu keyakinan , kewajiban serta rasa cintalah yang harus mengambil langkah nyata mengingatkan, menyampaikan Islam kepada generasi saat ini, agar generasi kelak tak akan mengulang sejarah yang sama.

 

Mari kita meloncat ke sejarah abad ini.Sejarah Perang Dunia yang tidak akan dilupakan oleh umat manusia.Terlepas dari pengaruh sejarah perang. Kita haruslah tetap melihat dengan jernih tanpa membabi- buta menghakimi apalagi menuduh.Bukankah seorang muslim harus memandang perihal apapun dengan hati murni, putih laksana butiran salju?.Ini sejarah dari masa ke masa tentang permata Islam yang terlupakan oleh zaman.Melalui empat musim penuh derap dan tapak sejarah di bumi Polandia, Muslim Tatar dikenang.

 

 

Anda tentu bertanya dimana Muslim Tartar saat Perang Dunia II berlangsung di negeri ini?. Mari saya ceritakan kembali tentang kepahlawanan para prajurit pemberani ini.Mereka telah membuktikan tentang ajaran Islam yang benar.Walaupun kini generasi di abad ini telah lupa kepada identitas leluhurnya , saya memilih menceritakan kembali tentang permata yang telah bertaut sejarah dengan putri saya, Aisha Pisarzewska yang berdarah asli tanah Polandia.Putri muslim pertama di Jablonna.

 

Selama Perang Dunia II Muslim Tartar mengalami nasib yang sama seperti penduduk sipil yang tinggal di perbatasan Jerman-Rusia.Sejarah telah mencatat bahwa kaum terdidik Muslim Tartar merupakan penduduk sipil terbanyak yang dibunuh pada masa itu.

 

Mari saya ingatkan anda tentang satu catatan sejarah yang terkenal dalam sejarah negeri ini. Menunjukkan bagaimana Muslim Tatar memegang peran penting dalam sejarah peradaban di bumi Polandia.Mari ikuti saya melihat jejak itu!. Anda tak boleh melupakan sejarah!.Dari sejarah umat terdahulu kita belajar mengenal Allah Tuhan Yang Maha Memperjalankan , tentang bagaimana sebuah generasi terlupakan karena telah jauh dari akar jati diri seorang muslim.

 

Pada tahun 1919, sebuah peristiwa penting terjadi.Peristiwa ini dikenal dengan nama ,Perang Bolshevik.Dua nama Muslim Tatar disematkan pada sejarah ini .Komandan Maciej Bayraszewski dan sang Kapten Dawid Janowicz-Czaiński mengomandai Angkatan Darat Polandia.Mereka pula yang membentuk kesatuan pasukan berkuda atas nama suku Tatar yang berjuang bersama pasukan tentara Kristiani Polandia dalam perang ini.

 

 

Kita tentu tak akan lupa tentang sejarah di awal abad ke-20 .Bagaimana kampanye anti agama meluas waktu itu, di tahun 1940-an di bumi Polandia.Muslim Tartar yang merupakan bagian yang telah menyatu dengan akar tanah negeri ini, berhijrah bersama para penganut Katolik Roma ke Amerika Serikat setelah peristiwa Perang Dunia II terjadi.Masjid yang berada di Brooklyn , New York merupakan bukti jejak hijrah Muslim Tartar yang tetap bisa dinikmati sampai generasi hari ini.

 

Di masa Rusia masih menjadi Uni Soviet, Muslim Tatar berpindah dan menetap di bagian timur Polandia .Seperti jejak yang hari ini bisa kita lihat di Bialistok , Gdansk , serta Gorzow Wielpopolski.Anda pasti bertanya , adakah genarasi Muslim Tatar saat ini di bumi Polandia.Penghitungan jumlah penduduk yang dilakukan di tahun 2002 memperlihatkan tentang 447 penduduk Polandia berdarah bangsawan Muslim Tatar.

 

Pada bulan November di musim dingin, sebuah monumen didirikan di kota pelabuhan Gdansk di tahun 2010 mengenang Pemimpin Islam dari suku Tartar di bumi Polandia , Darius Jagiello.Bahkan monumen ini disahkan sendiri oleh Presiden Bronislaw Komorowski.

 

Kalimat terkenal yang keluar dari lisan sang presiden yang didengar oleh seluruh dunia membuktikan jejak Muslim Tartar di negeri Sang Paulus ini.

 

Tatarzy przelali krew we wszystkich powstaniach narodowych niepodległościowych. Ich krew sączyła się podstaw odrodzonej Rzeczpospolitej.”

 

” Tatar telah menumpahkan darah mereka pada semua masa pemberontakan untuk kemerdekaan bangsa.Darah mereka telah meresap kedalam dasar-dasar Republik Polandia yang dilahirkan kembali.”

 

Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , | 7 Comments

Serock in Memorial,Kota Yahudi dalam Kenangan


Memoar Aisha Pisarzewska , Putri Sang Perantau

 

 

Oleh : Raidah Athirah

 

***

 

 

Jablonna kini menghijau ,di awal musim panas yang indah.Matahari telah terlihat sempurna .Tak nampak awan kelabu seperti hari-hari sebelumnya.Saya telah cukup lama di pembaringan , hendak memandang langsung kuncup bunga yang kini telah mekar merata.Jablonna saat itu , bagaikan gadis bangsawan yang tengah berhias, memperlihatkan keelokan istana bertahtakan taman-taman bunga yang megah ( Insha Allah selengkapnya dalam penggalan memoar ” Istana Jablonna di Musim Panas).

 

Jablonna

 

Namamu kukenang dalam masa

 

Kau telah menyimpan cerita

 

Aku hendak mengubur luka

 

Adakah kau mengukir indah nama Aisha Pisarzewska ?

 

 

Putri muslim pertama di Jablonna

 

Berdarah rahim ibu Indonesia

 

Tak perlu kau ragu di tanah mana dia akan bersujud

 

Ingatlah kembali perjalanan nutfah di tanahmu empat musim penuh cerita

 

 

Pelangi rasa membentang pada perjalanan sang perantau

 

Adakah ia akan menua bersama cinta disana?

 

Aku putri sang perantau

 

Berjalan mengikuti garis takdir

 

Sampai datang masa di titik akhir bumi jasadku merebah

 

Bersujud

 

Kembali selamanya kepada Allah Tuhan Yang Satu

 

***

Apartemen di Ulica Akademyna

 

Abu Aisha terlihat sibuk mempersiapkan diri.Langkahnya berhenti di depan cermin besar yang menempel pada lemari pakaian.Ia mematut diri disana.Sesekali mata saya memperhatikan gelagatnya.”Apakah ia akan pergi keluar .?” Pikir saya saat itu.

 

“Abang, do you want to go out?.” Saya bertanya dengan rasa penasaran.Tak seperti biasanya.Setiap keluar apartemen Abu Aisha akan memberitahu saya.Tetapi hari itu ,tepatnya hari sabtu ia terlihat terburu-buru.Beberapa menit kemudian telephone genggamnya berdering.Suara yang tak asing terdengar.” Jest wszystko ok? . Przyniosłeś Ainna też?.Suara ibu mertua dari seberang sana.

 

Sepertinya Abu Aisha dan ibu mertua akan keluar.Saya hanya duduk memandang jendela apartemen yang mengarah ke balkon.Masih sedikit sibuk( muntah-muntah) , akan tetapi di awal musim panas saya mulai beraktifitas seperti biasa.Segala puji bagi Allah Tuhan Yang Maha Rahman, saya sudah bisa merasakan keindahan dimasa ini.

 

Selang beberapa menit setelah ibu mertua menelphone,Abu Aisha menyuruh saya bersiap-siap.Mengganti pakaian dengan abaya yang mulai terasa kekecilan pengaruh kandungan yang mulai membesar.Saya masih bertanya dalam hati” hendak kemana kami di hari sabtu?.” Tanpa memperdulikan wajah saya yang nampak bingung,Abu Aisha melangkah ke dapur menyiapkan botol air dan beberapa tas kresek untuk saya jika muntah diperjalanan.

 

Hari itu ,langit biru nampak cerah.Warnanya memperlihatkan kehidupan.Saya memandang kagum pada burung-burung yang terbang diatas sana.Memperlihatkan gerakan sujud berjama’ah.”Subhanallah.”saya mengucap tasbih mensucikan betapa maha suci Allah Tuhan Yang Maha Pembimbing.Setelah masa yang cukup lama saya habiskan di apartemen Jablonna dan Rumah Sakit Warsawa, hari itu akan saya kenang sebagai awal perjalanan sejarah yang menghubungkan saya dengan jejak orang-orang Yahudi di Serock.

 

Bukan hanya itu, perjalanan ini telah membawa memori saya kembali dimasa kanak-kanak di Maluku.Masa , saat mendiang ayah saya tercinta bercerita tentang masa-masa perang di zaman penjajahan Belanda dan kemudian meloncat tentang tingkah laku bangsa Jepang yang mengambil paksa gadis-gadis untuk dijadikan pemuas nafsu.Jangan berdebat dengan saya tentang kebenaran sejarah,! selamanya mulut saya akan tertutup rapat.!

 

Perjalanan ke Serock

 

Kami berempat ( Aisha dalam kandungan) berada di dalam mobil.Abu Aisha dan mertua duduk berdampingan.Saya duduk di kursi bagian belakang.Selain karena faktor muntah,saya juga bisa leluasa bergerak .Sabtu di waktu siang menjelang sore ,mobil melaju di jalanan dari Jablonna menuju Serock.

 

Benarlah apa yang dulu saya renungkan,kota ini tak mungkin kota biasa.Bangunannya seakan mengikat mata saya untuk memandang lebih dalam,pada rumah-rumah kayu yang telah nampak usam.Apakah sejarah pernah menyebut nama kota ini.?.Mungkin iya, tetapi saya yakin anda pasti seperti saya , hanya mengenal nama negara tetapi tak ingat dengan nama ini,Serock.Ini kota yang selalu dikenang dalam sejarah bangsa Yahudi maupun dalam jejak sejarah Perang Dunia II.

 

Selama 30 menit di perjalanan dari arah Jablonna, mobil yang dikemudikan Abu Aisha perlahan-lahan mendekati areal kota Serock.Semua nampak asing dalam pandangan.Ini pertama kali saya berada disini selama umur pernikahan bersama Abu Aisha sampai mengandung Aisha Pisarzweska.

 

Sebelum kaki anda melangkah bersama derap langkah saya ke sebuah rumah Yahudi,akan saya buka ingatan anda tentang kota ini.Kota yang menyimpan pesona sejarah serta jasad kaum Yahudi terdahulu yang telah terkubur di tanah kota Serock.Saya ceritakan kepada anda tentang perjalanan ini,agar kita semua tak akan pernah melupakan sejarah masa lalu.

 

Bukankah jejak bangsa terdahulu bisa menjadi pelajaran kepada generasi selanjutnya?.Beginilah saya merangkai kata demi kata.Mengikatnya dalam cerita, tentang perjalanan mengandung Aisha Pisarzewska .Jika tidak akan datang hari pembalasan ( masa depan ) atas perbuatan kita di masa lalu ( dunia) tentu akan bebas para penguasa sombong, manusia-manusia yang dzalim serta tingkah pongah para hartawan pemuja materi.Yakinlah hati akan kebenaran firman Allah Tuhan Yang Mengembalikan Kehidupan dan Maha Pemberi Balasan.

 

 

Berkata Zulkarnain: “Adapun orang yang aniaya, Maka kami kelak akan mengazabnya, Kemudian dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya”(87) “Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, Maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami”(Q.S Al Kahfi : 87-88)

 

***

 

 

Sejarah masa

 

Sepahit apa ia dirasa, semuanya berlalu dalam masa

Seluka apa ia dalam batin,semuanya hanya kenangan tak perlu dirisau hati

Seindah apa ia dalam kenangan,tak ada masa yang abadi

 

 

Sang pongah telah berkubang tanah

Adakah ia dipuja?

Putra-putri bangsawanApakah nisan bertahta permata?

Hanya teruntai sejarah masa

 

Senyum merekah

Air mata yang tumpah

Luka yang menganga

Hati yang merindu

Adakah kata menjadi wakil dalam pelangi rasa?

 

 

Aku putri sang perantau

Melintas masa

Menggenggam pelangi

Adakah sejarah masa yang sama?

 

***

 

Serock,sebuah kota di tepi utara Zegrze,danau yang berada di Legionowo.Mengunjungi kota ini seperti melintas lorong waktu ,menyaksikan sisa-sisa perang yang selalu didengungkan oleh sejarah.Apa yang hendak dicari disini.? Kebenaran.? Kaki saya menginjakkan kaki disini, di rumah tua milik orang Yahudi bukan hendak mencari kebenaran melainkan merenungi masa tentang kakek-nenek Abu Aisha yang telah berpulang.Bertemu keluarga ibu mertua, mengenalkan saya muslimah Indonesia yang menghubungkan rahim pada kisah perjalanan ini.

 

Sebelum Perang Dunia II , kota ini milik kaum Yahudi.Batu nisan, sinagog,rumah kayu serta beberapa rumah warga dulunya adalah areal pemukiman Yahudi.Saya tak tahu,apakah telah sampai kabar kepada anda tentang anak keturunan kaum Yahudi dari berbagai negara yang mengunjungi Serock di tahun 2000.? Berkumpul di taman kota,mengenang leluhur mereka pada sejumlah batu nisan (matzevot) yang menumpuk di taman kota Serock.

 

Ah! , saya yakin anda mungkin mengingat hal ini!.Pada tahun 2006, beberapa anggota proyek Yahudi yang mengikutsertakan Amerika membangun memorial di lokasi bekas pemakaman Yahudi.Mengenang Perang Dunia II, mengenang sejarah.Sejujur apa cerita sejarah menelanjangi fakta masa lalu?.Hanya buku yang bisa berkata.

 

***

Kami telah tiba tepat di depan rumah tua yang nampak bersih setelah melewati pohon-pohon besar di sepanjang jalan menuju Serock .Rumah ini telah dicat ulang,dihiasi sedemikian rupa oleh pemilik yang baru , seorang wanita berambut pirang sebahu, guratan-guratan wajah nampak jelas pada wanita ini.Beliau saudari tertua ibu mertua .

 

Abu Aisha memegang tangan saya ketika hendak melangkah.Saat itu kaki saya sudah mulai membengkak,ciri khas wanita hamil di umur kandungan yang semakin tua.Mata saya terus memandang sekeliling.Pada pohon tomat yang mulai nampak matang serta kelopak bunga berwarna kuning pada pati sari yang melingkar indah.

 

“Jamila,would you like to go inside.?” Abu Aisha bertanya setelah melihat saya duduk di kursi panjang di kebun kecil , di lahan rumah ini.Saya menggeleng,menolak ajakan Abu Aisha karena mengkhawatirkan keadaan saya yang suka muntah-muntah, apalagi jika mencium sesuatu yang telah diterjemahkan oleh otak saya sebagai bau yang aneh.Saya merasa malu jika itu sampai terjadi.

 

Saya duduk sendirian di kebun rumah Yahudi.Memandang sekeliling pada rumah tua ini seperti menangkap aura kepanikan ,rasa takut dari pemilik rumah sebelumnya saat Perang Dunia II berkecamuk.Cerita yang saya dengar dari mertua, banyak kaum Yahudi yang melarikan diri meninggalkan emas-emas beserta perhiasan yang ditanam dalam tanah di rumah-rumah mereka.

 

Hari in,i keturunan mereka dari berbagai negara menuntut pemerintah Polandia membayar ganti rugi beserta emas-emas yang mereka akui , kabar dari leluhur mereka emas itu tertanam di rumah-rumah Yahudi.Saya dan Abu Aisha sering berdiskusi tentang hal ini.Terkadang rasa ingin tahu yang tinggi, membuat saya ingin bertanya langsung kepada mertua.Tapi lagi-lagi bahasa Polandia saya yang pas-pasan membuat saya mengalah.

 

Duduk di kebun kecil ini sejenak membuat saya terhibur.Pikiran saya seperti didorong kuat kembali ke masa awal kami menikah.Saya masih di Bandung,menyelesaikan kuliah yang belum juga selesai.Telephone genggam berdering.”Ummu , would you like become guide again for me next week?” Suara seorang teman dari Selandia Baru .Menanyakan kesedian saya untuk menjadi pemandu wisata untuknya selama di Bandung.

 

Saya terhentak, lupa memberitahukan jika saya telah menikah.” I am so sorry i already pension as guide :), i cant.I was totaly forget to tell you that i am already married.” Saya coba menjelaskan , menyatakan penyesalan karena lupa memberitahunya.Teman ini, dalam masa pencarian jati diri.Ia mempelajari semua agama dan pada akhirnya ia memutuskan membeli Al-Qur’an dengan terjemahan berbahasa Inggris.

 

Where he come from.?” .Tanyanya dengan nada kecewa.”My beloved husband Abdullah Pisarzewski come from Poland.” Saya menjawab dengan menggunakan kata yang memperlihatkan status pernikahan.Suara di seberang sana nampak terkejut.” Ia pasti berdarah Yahudi, Pisarzewski.” Begitu celotehnya.

 

Saya tak tahu bagaimana dia bisa mengambil kesimpulan demikian.Saya hanya menjawab singkat” my beloved husband is muslim, please ! from now dont contac me more! .i am now a wife.”Itu adalah percakapan terakhir antara saya dan teman yang menyimpulkan nama keluarga Abu Aisha.

 

Jika anda bertanya hal yang sama, selamanya tidak akan pernah ada jawaban.Hanya ada satu hal yang selalu saya banggakan dan saya ceritakan berulang kali bahwa Abu Aisha seorang mualaf, berdarah Yahudikah ia?.selamanya tak akan pernah ada kalimat bertanya yang keluar dari lisan saya tentang hal ini.

 

***

Ibu mertua dan Abu Aisha menghampiri saya yang tengah hanyut dalam lakon-lakon masa lalu.Membuyarkan kepingan-kepingan kenangan yang masih menjadi tanda tanya.Hempasan angin yang datang membuat saya sedikit merasa kedinginan.Abu Aisha membantu merapikan jaket saya yang terlihat tak rapi.Kami kemudian melangkah ke mobil setelah sebelumnya Abu Aisha dan ibu mertua menyelesaikan percakapan mereka di depan rumah tua bercat putih itu.

 

Setelah mobil melaju meninggalkan rumah tua Yahudi ,suara ibu mertua meminta Abu Aisha berhenti sejenak di depan toko roti di kota itu.Beliau hendak membeli beberap roti khas Polandia dan kue coklat yan terlihat seperti tiramisu.Kami semua melangkah keluar , karena tak mampu berjalan Abu Aisha menyuruh saya duduk di kursi panjang di pusat kota Serock.

 

Bersambung……

Serock dalam kenangan ( sumber gambar Google )

Serock dalam kenangan ( sumber gambar Google )

Gereja di Serock ( sumber gambar Wikipedia)

Gereja di Serock ( sumber gambar Wikipedia)

Nisan Yahudi di taman kota Serock  ( sumber gambar Google )

Nisan Yahudi di taman kota Serock ( sumber gambar Google )

Aisha Pisarzewska

Aisha Pisarzewska

 

 
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , , , | 2 Comments

Ku Tunggu Kau di Royal Łazienki


Saya mau cerita dulu mengenai asal muasal nama Royal Łazienki ini. Masih ada hubungannya tidak dengan muntah- muntah. Sudah! Tak usah ditanya. Muntah- muntah bagi saya selama hamil sudah lebih dari menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap hari senin. Ingat jaman SD saat bapak guru menerangkan hikayat perihal nama- nama tempat bersejarah seperti candi Prambanan, candi Brobudur, Candi Kalasan, candi Dieng dan candi lainnya.Ini kok nama candi semua yang disebut.

 

Subhanallah mbaaak maas bro nggak usah heran .Ini mau saya jelaskan segera. Tolong perhatiannya dipusatkan. Gaya ibu guru menjelaskan kepada anak- anak polos di tanah air yang mendengar dengan antusias dan kemudian cepat sekali hilang ingatan. Saya tidak ingin kisah yang saya ceritakan berakhir seperti itu. Jadi tolong anda ingat Royal Łazienki ( baca wajienki) itu di Warsawa Polandia. Tepat di pusat kota. Ke arah selatan terhubung dengan Ulica ( jalan ) Wilanöw tempat mesjid Warsawa berada. Saya harus menerangkan kepada anda bukan takut anda salah jalan tapi karena takut anda salah langkah. Melangkah ke mesjid Warsawa saat anda pertama kali ke Polandia , bukan jalan – jalan ke Royal Łazienki menikmati indahnya taman dan candi- candi bersejarah di Polandia.

 

Royal Łazienki ini sangat luas 76 hektar luas lahannya di pusat ibu kota Warsawa.Di desain oleh seorang arsitek keturunan Belanda Tylman Van Gemeren ( jiaaaaaah ! nenek moyang penjajah kita ternyata terkenal juga dalam sejarah Polandia ) .Di bangun atas permintaan putra mahkota Polandia Stanisław Herakliusz Lubomirski. Sang pangeran ini dikenal hobi dengan hal – hal yang berbau artistik, juga seorang politisi dan penulis . Di bangun pada abad ke -17 dan mengalami perubahan berkali- kali berdasarkan peristiwa sejarah di Polandia.

 

Pada tahun 1944 ( beda setahun sama kemerdekaan tanah air beta ) tempat ini mengalami kebakaran yang mengakibatkan kerusakan yang sangat parah dikarenakan terjadi pemberontakan di Warsawa. Itu Mbaak Maaaas bro pertempuran antara pasukan Jerman dan pasukan Polandia pada perang Dunia II.

 

Oya Mbaak Maas bro nama Royal Łazienki itu artinya paviliun pemandian berasal dari kata Łazienki ( ” Tempat Mandi ” ) atau kalau di terjemahkan kasar oleh orang Polandia dibilangnya toilet alias WC . Kalau saya sendiri punya terjemahan khusus ” Jamban Raksasa” . Ini bukan asal comot kata ya. Buktinya banyak sekali burung- burung di taman yang kalau tidak hati- hati kepala anda bisa dijadikan toilet dadakan. Subhanallah Maaaak tolong bersihkan kotoran ini!.Mobil kami sudah menjadi bukti kekurang- ajaran burung- burung itu. Kotoran mereka tepat di depan kaca mobil menghalangi dan merusak pemandangan sang sopir. Siapa lagi kalau bukan Abu Aisha :).

 

Setelah perang Dunia II berakhir ( alhamdulillah ) mulai dilakukan rekonstruksi terhadap taman – taman dan istana. Ini saya uraikan struktur Royal Łazienki biar anda tidak berputar- putar hanya di satu tempat. Ada Palace on the Water, Roman theater, White House, Myślewicki Palace, Old Orangery, New Orangery, Temple of Diana, Egyptian temple, Water tower.Tak lupa bangunan- bangunan bergaya istana yang ada di dalam namanya Belweder, Ujazdów Castle, dan Chopin monument. Sekian informasi yang bisa saya berikan saat ini.

 

Kok tidak diterangkan satu- satu nama tempatnya?. Mbaak Maaaas bro ini kisah perjalanan Aisha Pisarzewska . Memoar namanya. Bukan cerita sejarah yang ingin saya tulis apalagi ingin jadi guide. Untuk selengkapnya Mbak dan Mas bro bisa tanya Om Google kalau masih tidak mengerti kirim ke saya nanti saya tanya Abu Aisha , iya kalau dia mau menerangkan yang ada pasti saya diceremahin. Kalau mau belajar sejarah itu baca kisah sejarah bangsa Arab, Sirah Nabawiyah , kisah para sahabat nabi supaya lebih berbobot”.Gaya Abu Aisha menceramahin saya.

 

 

Subhanallah ini saya nikah sama orang Polandia apa sama orang Arab?. Setiap saya tanya Abu Aisha perihal nama-nama tempat yang kami kunjungi. Jawaban akhirnya sangat mengecewakan “saya tidak tahu” atau lebih kasarnya ” tidak mau tahu ” . Trus saya harus tanya ke siapa. Abu Aisha pasti mengeluarkan kalimat rayuan” makanya kamu belajar bahasa Polandia yang rajin supaya bisa tanya langsung ke babca ( nenek Aisha , ibu mertua )”. Kalau sudah mendapat jawaban seperti ini saya pasti muntah – muntah , berjalan ke toilet dan langsung naik ke ranjang alias tempat paling aman buat sembunyi dari semua keresahan dan gundah – gulana dan bertanya dalam hati ” Mengapa saya tak punya semangat belajar bahasa Polandia semenjak hamil ?. Saya justru lebih bersemangat mendengar ceramah bahasa Arab , walaupun saya sendiri tak bisa bahasa Arab ” . Kalau ber- naam apalagi laaaaaa , sudah setiap hari saya praktekin dengan Abu Aisha .Ya sudahlah mungkin bawaan orok.

 

Ibu mertua sering berkunjung ke apartemen , baik untuk mengantar makanan untuk menantu kesayangannya atau datang menengok. Maka, tercetuslah ide untuk jalan- jalan ke Royal Łazienki pada hari minggu karena cuma hari itu ibu mertua saya libur. Tentu saya harus diajak. Saya kan pemeran utamanya. Alhamdulillah cuaca cerah dan berangkatlah kami berempat , Aisha di perut juga di hitung ya maaaak.

 

Jamban Raksasa itu penuh dengan turis. Tapi kami tidak sampai berdesak- desakan wong tempatnya seluas mata memandang. Saat tiba di depan Jamban . Kok namanya berubah jadi jamban mbak?. Iya sengaja biar lidah saya nggak keseleo ucapin nama tempat ini dalam bahasa asli .Kami berpasasan dengan turis dari Israel dan kemudian duduk berhadapan di dalam taman. Abu Aisha sudah pasang muka batu alias tidak suka apalagi beberapa diantara mereka mencuri- curi pandang ke arah kami. Lengkap sudah kekesalan Abu Aisha ditambah saya juga mulai sedikit berulah alias kebelet pipis , maklum ibu hamil pasti sering mengunjungi toilet. Tapi mana toiletnya ? . Subhanllah Maaaak saya sudah tak tahan lagi.

 

Namanya doang yang Jamban Raksasa. Untuk sampai ke toilet kami bersama ibu mertua harus bertawaf alias putar- putar sampai pusing kepala dan perut untuk bisa menemukan toilet. Akhirnya ibu mertua saya yang pemberani bertanya ke petugas penjaga istana kekaisaran , dimana kami bisa menemukan toilet di Jamban Raksasa . Maka penderitaan saya berbuah manis tibalah kami di sebuah istana .Tempat yang kami tuju adalah toilet disaat orang lain sibuk melihat gambar- gambar dan mengagumi patung- patung yang ada dalam istana. Kami menuju toilet. Abu Aisha keluar dari istana dia memang lebih suka melihat pepohonan nan rimbun dan bungan- bunga yang bermekaran di taman dibandingkan mematut- matut diri di dalam bangunan istana. Mana tahan dia dengan patung- patung manusia yang setengah telanjang atau pose menantang.

 

Sebelum Abu Aisha berlalu terlalu jauh ibu mertua saya mengingatkan ” Ku tunggu kau di Royal Łazienki ” . Khawatir kalau nanti saling mencari di areal Jamban Raksasa. Mbaaaak Maaaas anda sudah tahu kan tipikal toilet di Eropa. Kalau belum tahu sini saya kasih tahu. Ah saya sudah tahu. You wish saya perjelas:).Toilet di Eropa ini tipikal toilet kering alias bebas air trus bersih- bersih tempat privat dengan apa? . Dengan tissue maaaak. Gaya benar euy!. Bukan .Ini tradisi mau gimana lagi terimahlah nasibmu kalau kau tinggal di Eropa .

 

Malang benar nasibku di Jamban Raksasa ini, kerjaannya paling sering minta diantarkan ke toilet kalau bukan membersihkan muntah ya buang air khas wanita hamil. Mana toilet itu kan tempatnya syaitan berkumpul dan bermusyawarah. Masuknya saja harus membaca doa:Bismillaahi Allaahumma Innii A’udzu Bika Minal Khubutsi wal Khabaaits artinya : Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan.( doa ini didasarkan pada hadist riwayat Al-Tirmidzi dan Ibnu Majah ).

 

Mana bisa saya tahan berlama- lama di dalam walaupun kondisi di dalamnya bersih mulus. Apalagi kepikiran untuk bertapa mencari ilham atau menghibur diri dengan bernyanyi . Saya hanya ingin segera menyelesaikan urusan saya dan melangkahkan kaki keluar dari jamban istana. Walaupun ini istana tetap yang namanya jamban kalau selesai buang hajat keluar dari ruangan harus melangkakahkan kaki kanan terlebih dahulu dan jangan lupa berdoa ya naaaaak ini ajaran Rasulullah Saw.Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, apabila sudah keluar dari kamar kecil beliau membaca: Ghufraanaka.” (HR. Ahmad, al-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah).

 

Kami tetap menikmati pemandangan istana. Setelah bosan kami pun beralih ke hutan kecil di dalam taman itu. Beberapa turis Russia yang kami kenal dari bahasa yang mereka gunakan sibuk mengambil gambar. Ada banyak binatang juga disini. Subhanallah saya sampai kegirangan melihat tupai kecil. Tiba- tiba suasana suka cita saya rusak oleh pemandangan yang tak sopan yang dipertontonkan oleh seekor binatang yang kurang di ajar. Tepat di depan mata kami seekor rusa yang muncul mendekat ke arah pohon kecil dan dengan tanpa malu- malu. Mbaaak Maaas e itu binatang kencing di depan kami.Mempertontonkan kekurang- ajarnya . Wajarlah itu kan binatang tak punya akal. Tapi kalau pemabuk yang sudah tak sadar alias hilang akal dan sering melakukan ini. Yuuuk Mbaak Maaaas bro kita tabok rame- rame. Berani anda nabok bule mabuk? . 😛

 

Setelah kita menikmati kejadian demi kejadian . Sampailah kita kepada rasa bosan. Akhirnya kita merindukan kenyamanan rumah. Nilai- nilai kesopanan yang kita jaga dalam interaksi kepada sesama penghuni rumah. Dan yang pasti tempat dimana kita seharusnya kembali. Benarlah kiranya apa yang Allah Swt Tuhan Pemilik Langit Dan Bumi kabarkan dalam firman-Nya .”Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (al-Hadiid: 20).

 

Begitulah saya dan Abu Aisha renungkan . Seindah apapun keindahan yang kita lihat, sesulit apapun masa yang kita alami. Semuanya akan berakhir . Kita pasti merindukan rumah yang kekal. Rumah yang sesungguhnya. Apa yang kita hadapi saat ini bagaikan ke indahan istana- istana yang megah, kebingungan mencari tujuan kecuali kita telah memegang peta dan membayar penunjuk jalan, tentu kita tidak akan tersesat selama- lamanya.

 

Saya berusaha menerima Qadarullah. Agar jangan sampai keluar dari mulut kami kalimat – kalimat kurang ajar yang menghujat Tuhan Yang Maha Esa. Mengapa saya harus mengalami kehamilan seperti ini?,Mengapa saya tidak bisa pulang kampung? . Apakah ini hasil dari pilihan saya menikah dengan laki- laki jauh?. Bahkan cita- cita saya untuk melanjutkan S2 harus saya tenggelamkan jauh – jauh dari pikiran . Saya muslimah Indonesia yang tergolong aktif di kegiatan kampus di jaman kuliah harus merasa terasing di negeri ini? . Tanpa keluarga dekat apalagi teman . Dan masih banyak lagi . Manusia yang mendengarnya saja pasti terbakar marah. Astagfirullah lidah kotor saya harus dilatih untuk lebih bersabar, bersyukur dan semakin meyakini bahwa perjalanan yang kami lalui tidaklah pernah tertukar dengan takdir orang lain.

 

Bukankah keindahan taman- taman buatan ini hanyalah ujian kesenangan?. Kita pasti tidak akan tinggal selamanya semegah apapun terlihat di depan mata. Kita pasti akan memilih rumah untuk kembali. Kami , Abu Aisha dan ibu mertua kembali pulang setelah menikmati kesenangan sementara yang ada di Royal Łazienki . Kembali ke rumah tempat seharusnya kesenangan sejati itu ada.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Łazienki

Seat in Roman Theather

Seat in Roman Theather

Little White House

Little White House

Water Tower

Water Tower

Belweder Palace

Belweder Palace

Tampak belakang Belweder

Tampak belakang Belweder

Castle

Castle
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , , , , , , | Leave a comment

Aku , Karya Dan Sang Waktu


Aku sendiri yang akan mencari makna

 

Siapa aku ?

 

Kemana akhir perjalananku

 

Apa yang hendak ku ukir dalam buku amalku

 

 

 

Aku sang pelajar dalam putaran waktu

 

Ingin ku tantang sang pujangga

 

Hei kau !

 

Mengapa kau tulis kalimat ini dalam karyamu

 

 

 

Andaiku hidup seribu tahun lagi

 

Ah … Dia telah berpulang

 

Tinggal namanya dalam karya

 

Di kenang dalam sejarah

 

 

 

Aku masih dalam ruang kehidupan

 

Menikmati warna rasa di negeri empat musim

 

Hendaklah aku berleha – leha

 

Syaitan hendak merayuku lagi

 

 

 

Bebaskanlah akalku ya Rabb

 

Sungguh ini kalimat yang melenakan jiwa

 

Memperdaya angan- angan

 

Menyanjung umur kaum muda

 

Membuat lupa para wanita

 

Menggoda jiwa para lelaki

 

Sang waktu pemutar lingkaran kehidupan

 

Sang anak menua

 

Orang tua tinggallah nama

 

 

 

Harusnya aku kuat diterjang kritikan

 

Kebal dengan cibiran

 

Berlalu dari kaum pengumpat

 

Berkarya dalam putaran sang waktu

 

 

 

Kelak saat raga tak lagi bisa bergerak

 

Tanganku akan bersaksi

 

Telah kutuliskan kebenaran

 

Dalam setiap goresan pena yang teruntai menjadi kata

 

Menjadi makna penuh cahaya

 

 

 

 

Bukan aku mengharap sanjungan

 

Pujian yang membutakan hati

 

Dengan kalimat Tuhan

 

Akan kutuliskan kalimat demi kalimat

 

 

Karya ?

 

Aku belum berkarya

 

Tapi aku tak akan menyerah pada kemalasan

 

Menghardik para plagiat hina

 

Sampai karyaku di tulis dalam sejarah

 

 

Namaku……..

 

Biarlah generasi mengingatnya penuh hormat

 

Kalau aku tak bisa menjadi teladan

 

Binasalah kebangganku

 

Pada pusara yang telah mengalahkan kesombongan

 

 

 

Jablonna 15 Juni 2012

 

Dalam Memoar Aisha Pisarzewska Putri Sang Perantau

Aisha Pisarzewska

Aisha Pisarzewska

Perjalanan empat musim

Perjalanan empat musim

 

 
Suka

 
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: