Warsawa dalam Buku Memoar Aisha Pisarzewska


Warsawa dalam Buku Memoar Aisha Pisarzewska

Oleh : Raidah Athirah

****

Bila sahabat sudah membaca buku Memoar Aisha Pisarzewska , diawal cerita saya mengisahkan tentang sejarah Warsawa .

Norwegia, tempat hijrah kami

Norwegia, tempat hijrah kami

Ibu kota Polandia ini memang kota hijau ,cantik dan penuh taman .Belum lagi beberapa istana yang bisa dijelajah .Untuk masuk kesana Anda tidak perlu membayar alias gratis kecuali untuk Botanical Garden dan Kebun Binatang Warsawa ( Warsaw Zoo ) .

Buku Memoar Aisha Pisarzewska , Putri Sang Perantau

Buku Memoar Aisha Pisarzewska , Putri Sang Perantau

Kota ini memang kota sejarah penuh kenangan .Di Warsawa lah atas karunia Allah Swt saya melahirkan Aisha Pisarzewska tepatnya di sebuah rumah sakit tua yang sudah ada bahkan sejak Perang Dunia II yakni Szpital Na Solcu .

Warsawa di musim semi

Warsawa di musim semi

Lanjutan dwilogi Memoar Aisha Pisarzewska menceritakan perjalanan berikutnya sepulang rumah sakit dimana saya mengalami musibah berupa baby blues sampai postpartum depression dan kemudian atas kuasa Allah kami berhijrah ke Norwegia.Dan perlahan saya sembuh setelah ruqyah dan writing therapy yang saya lakukan atas saran psikolog.

Tulip di Botanical Garden Warsawa

Tulip di Botanical Garden Warsawa

Tulisan saya lahir dari peristiwa itu .Di Polandia therapy dengan metode menulis sudah diperkenalkan oleh kalangan psikolog sebagai sebuah metode penyembuhan depresi .

Stadion sepak bola Polandia di Warsawa yang dibangun saat saya mengandung Aisha Pisarzewska

Stadion sepak bola Polandia di Warsawa yang dibangun saat saya mengandung Aisha Pisarzewska

Polandia adalah negara Eropa dengan statistik Muslim paling sedikit dibanding negara Eropa lain semisal Prancis .Serangan rasis ada walau tidak ekstrem seperti yang terjadi di beberapa negara Eropa akhir-akhir ini.

Areal pintu masuk di Royal Lazienki Warsawa ada dalam buku Memoar Aisha Pisarzewska

Areal pintu masuk di Royal Lazienki Warsawa ada dalam buku Memoar Aisha Pisarzewska

Orang-orang di Warsawa sudah terbiasa berinteraksi dengan Muslim bahkan orang-orang Muslim telah ada di negeri ini sejak 600 tahun yang lalu .

Warsawa  menghijau di musim semi

Warsawa menghijau di musim semi

Dalam buku Memoar Aisha Pisarzewska saya mengenalkan Anda kepada Muslim Tatar ,insyah Allah dalam lanjutannya saya menguraikan lebih panjang dari mana Muslim Tatar ini berasal .

Saya menulis beberapa tulisan sejarah tentang Polandia berdasarkan riset yang bisa dipertanggung jawabkan walau diceritakan dalam bahasa semi sastra .

Buku ini 100% royalti diberikan kepada adik-adik dhuafa di Bandung dan hijab yang diberikan kepada Islamic Center Warsawa ( foto-foto dokumentasi insyah Allah akan saya posting berhubung beberapa sister tidak ingin dipublish ) .

Karena masih dalam masa promo, buku Memoar Aisha Pisarzewska bisa didapat ( dibeli ) dengan cara online .Harga masih harga promo Rp 69.000,- bebas ongkir seluruh Indonesia.Bisa langsung menginbox Fanpage Memoar Aisha Pisarzewska atau saya tapi lambat respon 😀  mohon maaf beda waktu .

Jazzakumullah khoiran katsiran bagi sahabat,emak ,saudara ,bapak yang sudah membeli buku Memoar Aisha Pisarzewska .

Raidah Athirah

Jablonna,Polandia

Advertisements
Categories: Uncategorized | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Warsawa dalam Buku Memoar Aisha Pisarzewska

  1. Reblogged this on Abecedarian and commented:
    😳

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: