Halal-Haram. EGP versus EMHK


Halal-Haram. EGP versus EMHK

 

Oleh : Raidah Athirah

 

Artikel ini saya buat untuk melanjutkan ulasan dari jurnal Pak Iwan di Worpress Kick1: Tidak Peduli Halal Atau Haram.Setelah membaca isi tulisan beliau dan juga saran ( terimah kasih Pak ). Saya akan menguraikan beberapa informasi mengenai Halal versus Haram menurut versi EGP ( Emang Gue Pikirin ) dan versi EMHK ( Emang Muslim Harus Kepikiran). Informasi yang saya tulis dibawah ini adalah contoh negara Eropa yang mendesak diberlakukan pemotongan daging halal salah satunya negeri si Abu Aisha Polandia , Denmark, dan Norwegia dan beberapa negara Eropa lainnya.Tapi saya telah memilih Polandia untuk dijadikan sampel. Karena kami memang penghuni Jablonna.:D

 

So,kalau yang membaca mendapat informasi yang berbeda. Saya siap dikonfrontir( hahaha ngajak perang terbuka 😀 . Gaya Maaaak ala jagoan neon ). Tulisan saya buat setelah membaca koar- koar ( saya memakai kata ini untuk menunjuk para pen-tweet yang berkoar-koar tapi asbun untung bukan asbul ( asal bunyi loe ta tabook ! ) Hahai sadis….sadis…:D. Maaf saya tidak bisa menulis dengan gaya serius takut keburu esmosi jiwa. Jadi Enjoy The Show !

 

***

 

Dari Abu Hurairah -radhiallahu anhu- dia berkata: Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan kaum mukminin dengan perintah yang juga Dia tujukan kepada para rasul, “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”[2] dan Dia juga berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.”[3] Kemudian beliau menyebutkan seseorang yang letih dalam perjalanannya, rambutnya berantakan, dan kakinya berpasir, seraya dia menengadahkan kedua tanganya ke langit dan berkata, “Wahai Rabbku, wahai Rabbku.” Padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia diberi makan dari yang haram, maka bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan.”[4] .( [2] QS. AlMukminun: 51[3] QS. Al-Baqarah: 172 [4] HR. Muslim ) .

 

Maka saya uraikan pengalaman ini semoga kita semua dapat bercermin ( terutama saya pribadi ) untuk tidak asbun apalagi terkait dengan hukum syari’ah . Kalau memang ku-info ( kurang informasi ) banyak baca . Jangan lupa juga ta’awudz biar nggak salah informasi diterima.

 

 

1.Halal-Haram ala EGP

 

Jika anda penganut aliran ini , maka siap-siap tiap hari anda makan babi dan minum alkohol kalau tinggal di Polandia.koq bisa?. Iya bisa dan biasa saja. Banyak makanan jadi yang dijual, didalamnya tertulis dengan jelas kata Wieprzowina ( babi ) belum lagi sebagian kue yang juga memakai alkohol.Jadi kalau anda seorang muslim EGP itu harus anda buang . Tenggelamkan ke dalam samudra jangan dikoar- koar apalagi dipelihara. Kalau mau cari aman beli bahan dan masak sendiri tapi sebelum itu pastikan juga elemen tambahan tidak terkontaminasi bahan-bahan makanan yang haram #eh kan EGP ini? .Itu otak sudah terkontaminasi babi dan alkohol sepertinya . Biar dijelasin sampai berbusa-busapun EGP Lenggang Kangkung. Ayat Al-Qur’an diperjelas dengan Al-Hadist pun tak mempan. Yuuk lanjut kasus!

 

Ini contoh kasus pertama yang saya alami karena kuper dan belum hapal dan sampai sekarang pun belum lancar bahasa Polandia. Saya beli kue coklat dan sarden yang saya pikir ikan sarden ( ini mikir ya , gimana jadinya kalau tidak mikir dan cuma asal comot?).Tiba di rumah saya letakkan di dapur . Saat Abu Aisha datang dia check belanjaan saya. Sekalian ditaruh di kulkas. Nah kebetulan di lapar, maka sarden isi babi itu berpindah ke tangan si abang yang sedang kelaparan.Alhamdulillah karena sudah menjadi kebiasaan setiap makanan kaleng yang dibeli pasti di check dulu komposisinya. Ikan sarden ini juga tidak tiap hari . Kadang- kadang saja kalau sedang kumat penyakit malas para anggota keluarga terutama saya sang koki ogah- ogahan.Maka, jalan buntunya adalah beli makanan jadi. Tapi ini kan Polandia bukan Indonesia yang memiliki surga warteg atau tempat- tempat makan yang enak tapi tidak tahu juga halal atau tidak.Itu urusan dalam negeri berbudaya timur. Yang sedang tinggal di barat hanya bisa menonton atau membaca berita.

 

Kasus kedua dan juga merupakan kasus yang sedang dihadapi oleh seluruh muslim di Polandia dan juga beberapa negara Eropa. Karena saya tidak memiliki banyak informasi terkait negara Eropa lain dan cuma membaca berita. Maka, saya akan mengkerucutkan saja di Polandia didasarkan pada pengalaman nyata yang kami hadapi sampai sekarang. Tidak berani koar- koar kalau cuma katanya begitu, katanya seperti itu. Maaf saya semenjak ditraining sekaligus diceramahin Abu Aisha perihal lebih jeli membaca berita, sekarang lebih tercerahkan dan alhamdulillah tidak asbun tapi benar anggota Nidebul ( Nikah Dengan Bule ) . Bukan Ninja Hatori ya. Mengenai niqab dan ninja hatori nanti kapan-kapan saja saya cerita.

 

Kasus kedua ini mengenai daging halal dan pelarangan kepada umat beragama ( di Polandia juga banyak umat Yahudi) yang menyembeli hewan dengan cara masing- masing. Jadi maunya pemerintah disini kalau menyembelih hewan itu tidak usah lah bawa nama agama. Karena pelarangan ini ,banyak berdampak kepada para brothers yang pekerjaan sehari- hari menyembelih hewan secara syar’iat Islam dan kemudian menyalurkan ke toko- toko Arab dan juga rumah makan kebab. Untuk lebih detail mengenai pendistribusian saya tidak terlalu tahu.

 

Kalau memang anda termasuk penganut EGP sejati, tidak mungkin anda sampai berfikir ke level teori konspirasi. Kan yang di dalam pikiran dan hati yang penting kenyang ini EGP lah.Mau halal- haram pokoknya tak mau tahu menahu hantam makan saja. Saya tidak akan menilai anda karena anda pasti bilang itu urusan anda dengan Tuhan. Tuhan yang mana dulu? Kalau tuhan tuh hantu alias bayang- bayang menakutkan. Saya juga EGP kita satu aliran tapi maaf tidak seperguruan.

 

Sebenarnya saya juga tidak tahu menahu kenapa tiba- tiba terjadi pelarangan oleh pemerintah setempat.Padahal masyarakat lokal saja suka kalau hewan disembelih secara Islam walaupun tidak sampai pada tingkat protes di Warsawa .Ada juga isu bahwa ini untuk mengurangi tingkat masuknya imigran muslim salah satunya nunjuk muka sendiri. Tapi ini kan cuma isu alias kabar angin-anginan. Alhamdulillah Polandia bukan Indonesia yang hampir sebagian anggota masyarakatnya cepat sekali percaya kabar angin ini. Bisa-bisa pemerintah Indonesia kalang kabut karena meningkatnya permintaan ekspor Antangin Pancen Oye untuk masyarakat Polandia yang banyak masuk angin. Ah saudara jangan mau dikibulin oleh angan-angan saya !.

 

Maka , Abu Aisha sebagai kepala rumah tangga memang bertugas hukumnya wajib menyediakan nafkah daging halal. Karena peraturan ini maka stok daging halal di toko Arab di Warsawa mengalami defisit menipis, kekurangan Mas bro alias lebih banyak jumlah permintaan dibandingkan persediaan.Mau tidak mau Abu Aisha harus turun tangan untuk menjadi tukang jagal kalau mau makan daging. Kalau saya pemakan segala. Aya makan tidak ada aya makan uya ( garam ). Tidak dibuat pusing. Tapi tetap pusing karena sang juragan mau makan daging halal. Jadi kalau saya pakai aliran EGP bisa- bisa rumah tangga saya hancur.

 

Bukan hanya itu beberapa brother yang Abu Aisha kenal pun mengalami kesulitan ekonomi karena memang ini pekerjaan mereka. Setelah pelarangan itu, tempat pemotongan daging halal tutup sementara. Sampai saat ini pun tetap tutup :(. Karena pelarangan ini juga banyak beberapa brother yang menikah dengan wanita asli Polandia ingin berpindah atau kembali ke negaranya. Ah kalau anda yang aliran EGP kan mana mau mikir masalah saudara seiman. EGP yang penting gue kenyang, aman , tentram , dan ujung- ujungnya kalau mati tuh sendirian aja jalan ke kuburan loe. EGP lah pokoknya gue juga. Emang Gue Pikirin kalau loe mati sono!.Aman……aman…..EGP ini alirannya.

 

Saya sendiri sampai saat ini masih tidak berani menerima makanan dari tetangga ( tidak ada juga tetangga yang kasih makanan :D) . Hahai kita memang sebelas duabelas. Mereka takut sama saya saya takut sama makanan mereka. Jangan- jangan ini sup daging babi lagi. Atau mungkin mereka pikir saya termasuk anggota jaringan Al- Qaidah ( ini mah kata yang dihapal mertua kalau diskusi sama Abu Aisha ) . Kalau memakai aliran EGP sikat saja. Makan. Tapi alhamdulillah kerudung saya ini sebagai tanda Allah menyelamatkan kami dari makanan haram . Selama hamil juga muntah- muntah di rumah sakit cara Allah menyelamatkan saya dari makanan daging- daging yang tidak halal. Anda pasti bertanya ” kan bisa bilang kalau kamu muslim”. Ini Polandia negara Eropa dengan jumlah muslim yang sangat sedikit dibandingkan negara Eropa lain. Jadi jangan berdebat dengan saya masalah ini karena pasti anda saya bully ( hahaha gaya mengancam).

 

Lantas bagaimana sekarang masalah daging halal?. EGP lah potong hewan sendiri- sendiri. Saya mau membahas dulu teori konspirasi perda-daging halal dengan Abu Aisha. Anda jangan ikut campur. Thats my business ( bacanya gini ,dets mai bus artinya bus saya sudah mati ). Ha! , apa hubungannya dengan bus?. EGP lah mau asbun, asbul , nidebul suka -suka gue dong yang nulis!.Hahai .Sombong bangat Mbak e.

 

B. Halal -Haram ala EMHK ( Emang Muslim Harus Kepikiran)

 

Saya saat masih di Indonesia juga termasuk dalam kelompok ABG ( Angkatan Babe Gue ) yang peduli sih tapi lebih banyak labilnya. Apalagi jaman mahasiswa labil dan galau itu sudah makanan hari-hari, macam indomie. Tiap hari tanpa indomie . Hahaha buka kartu . Istilah mahasiswa kalau ada undangan kondangan atau libur pulang kampung”ayo saatnya perbaikan gizi! “.

 

Tapi saya tidak akan membahas sehat-tidak sehatnya makan indomie.Ini berkaitan dengan kasus ala EMHK. Sejak tinggal di Polandia Abu Aisha selalu mengajari saya bagaimana membaca komposisi makanan dalam bahasa Polandia tak lupa pula Abu Aisha memberi saya secarik kertas yang dia dapat dari Norwegia perihal petunjuk kode zat additif yang haram ditambahkan ke dalam makanan.Ini jelas konspirasi saya dan Abu Aisha dan muslim lainnya di Polandia.Kami muslim. Dan sebagai muslim kami memang harus memikirkan halal- haram kami.

 

Untuk apa selama ini kami sholat, bersedekah kalau semua akhirnya sia- sia?. Maka kami dengan bangga memberitahukan bahwa kami ini penganut EMHK.Bayangin aja Mbak Mas bro kalau sudah susah- susah mempersiapkan diri bertemu bos, keluarga atau calon suami/ maupun istri tapi ujung-ujungnya ketinggalan pesawat atau kereta. Ini mending dunia. Tapi kalau rugi dunia akhirat bagaimana?.Allah Tuhan Semesta Alam tidak ridho. Doa-doa kami tidak didengar. Anda kalau diacuhkan oleh yang dicintaipun pasti sedih- merana Sungguh kami tak sanggup hidup. Mau lari kemana semuanya bumi Allah. Udara ( nikmat luar biasa) yang kita hirup semuanya milik Allah Tuhan Yang Pencipta.Jadi tidak mungkin dan semoga Allah melindungi kita dari EGP macam ini( cinta dunia halal-haram bukan urusan gue ).

 

Kasus yang terjadi : Abu Aisha setelah sholat jum’ at berakhir menyempatkan diri singgah di toko Asia untuk membeli beras dan bahan makanan lainnya. Maka karena di toko itu tidak menjual indomie , dengan rasa lapar Abu Aisha membawa pulang beberapa indomie produk Jepang dan Thailand ada juga yang Vietnam. Amir bangat Bang!. Nggak apa- apa buat nyetok gituh pikirnya.Pesan moral : katakan pada suami anda kalau sedang lapar makan dulu ( masakan juga tak ada hehe ) untuk tidak pergi berbelanja dalam keadaan kelaparan bisa-bisa semua isi toko dibawa pulang.Hahaha.Hidup Istri-istri!.Yang belum nikah buruan supaya bisa mengalami drama Kumbara ! # Eh drama Rumah Tangga lah.Cieee….. Cieeee.

 

Akhirnya saya pun ikut tergoda ( emang sudah tergoda dari awal saat dengar Abu Aisha beli mie instan). Karena sudah menjadi kebiasan saya pun ikut- ikutan mengecek komposisi para mie yang dibeli itu. Dan akhirnya kami memang kepikiran dan tidak jadi makan karena ternyata setelah dikonfirmasi dan dkonfrontir dengan data kami. Mie ini 100% mengandung babi.Astagfirullah hari apa ini?. Allah memang Tuhan Yang Maha Melindungi.Kalau jurus EGP yang kami pakai . Maka dipastikan kami sekeluarga makan babi.Aisha bayi yang lagi menyusu pun pasti ikut-ikutan makan babi. Maka sebagai muslim dimana hati iman itu?. Sudah benar-benar tertutupi kah karena urusan perut?.

 

Dengan alasan inilah mengapa sampai saat ini muslim di Polandia masih terus berjuang dan berdoa semoga saja secepatnya kasus label daging halal ini dituntaskan. Ini masalah identitas Bung!. Kami muslim . Kami harus makan yang halal. Biar pikiran jernih, murni berlandaskan Iman dan Islamdan tidak terkontaminasi atau hanyut dimakan penyakit cinta dunia dan aliran pemikiran EGP yang sungguh sesat. Apalagi hanya selangkah memikirkan selangkangan.Hidup kok cuma perut dan selangkah toh yang dipikirkan !. Maju selangkah lebih maju dong!. Sekali-kali mau lah diajak memikirkan teori konspirasi doraemon vs spiderman mana yang lebih keren?. Atau memikirkan ala detektif conan ( ini mah saya penggila komik ini jaman kuliah , sekarang sudah beralih ke komik hidup Maaak).

 

Kalau anda yang di timur berkoar- koar bahwa ” tuh yang dibarat sana sudah kebulan , kita masih mikirin halal – haram” . Sini loe diceramahin Abu Aisha sekalian di bom sampai kuping loe terbakar ( hahaha kapan lagi anda diceramahin ustad bule?.uhuk….uhuk ngaku-ngaku ustad .modal dikit dong Bang! . Iya ini lagi kuliah dan bermesraan dengan kitab-kitab tafsir ( kalau saya sama Aisha saat ini hanya sebagai pemandu sorak menyemangati Abu Aisha ) . Abu Aisha ini kalau mendengar ada yang cuma asbun bisa dikomentarin dari mulai duduk sampai tak jadi makan. Asap duluan dikepala . Jangan dipikirin ini urusan drama rumah tangga kami.Saya kalau mau kedatangan bulan, kepikiran terus ini bumbu masakan ada label halal tidak?. Jadi masyarakat muslim yang di barat ini kepikiran terus mengenai label halal. Masyarakat yang non-muslim pun setali tiga uang.

 

Beberapa peternak hewan di Polandia baik sapi , kambing domba, serta unggas ,menunggu secepatnya masalah ini diselesaikan. Bisa rugi bandar Pak!. Kalau ketahuan menyembelih hewan dengan cara agama aturannya kena mandat ( denda begitu namanya di Polandia).Kurang lebih 300zloty ( anda ubah saja ya ke Rupiah ):D biar tambah pintar mengenai kurs mata uang asing. Jangan asbun doang bicara tentang ke bulan. Yang ada anda jadi bulan- bulanan. Lain kali tuh mikir Mbak e Mas bro kalau mau koar- koar itu faktanya yang update. Maaf para pembaca saya lagi esmosi( mau minum es dulu , biar adem sekalian ta’awudz).

 

Kalau untuk di Norwegia saya cuma mau bilang disini surganya kebebasan yang berlogika. Jumlah muslimnya banyak alhasil banyak juga toko Arab yang menjamur. Salah satunya toko Palestina yang suka dikerubuti baik lokal maupun imigran. Informasi lengkapnya bisa ditanyakan kepada keluarga Indonesia yang lebih dulu di Haugesund Norwegia. Kalau saya ini masih memegang status pendatang baru yang sudah diakui secara hukum oleh pemerintah Norwegia untuk masa tinggal 5 tahun.Jadi masih belum berani berkoar- koar lebih lebar . Tapi yang saya perhatikan label halal juga menjadi perhatian serius setelah kasus tercampurnya daging halal dan daging haram ( babi dan daging kuda) . Kok bisa?. Jangan tanya saya. Saya tidak tahu nanti coba saya konfirmasikan kepada para senior. :D. Saya hanya mendengar bahwa ini adalah kecurangan dan sedang dalam masa penyelidikan. Tapi tindakan preventif sudah dilakukan pemerintah Norwegia untuk tidak menerima impor daging dari negara lain.

 

Nb:

 

A. Tolong pikirkan dengan baik aliran mana yang mau anda pilih. EGP atau EMHK. Satu lagi informasi . Sebagi muslim banyak pemikiran- pemikiran hebat yang telah menyumbangkan ilmu pengetahuan kepada barat agar tidak karatan. Silahkan anda cari referensi yang banyak bertebaran di internet.Jadi mulai sekarang cobalah untuk berfikir. Meminjam lisan Abu Aisha ” use your little brain “. Hahaha. Baiklah Abaaaang.

 

B.Cerita diatas murni karangan saya kalau ada yang kurang percaya bisa Google lebih lanjut. Tapi maaf anda harus menerjemahkan dari bahasa Polandia ke bahasa Indonesia. Siaaaaap?

 

C. Pesan moral diatas bisa anda ambil bisa juga tidak .Silahkan anda pilih EGP atau EMHK. Emang apa hubungannya Mbak?. Jangan asbun dong!. Hahai.

 

D. Untuk informasi lebih lanjut untuk negara Eropa lainnya bisa anda adakan konferensi inbox dengan saudara-saudari yang bertebaran di bumi Allah di negara Eropa. Kalau belum dibalas. Tolong jangan berkecil hati. Indonesia dan Eropa beda waktu. Jadi kemungkinan beda aktivitas. Kalau inbox ke saya. Maaf bukan sok sibuk tapi memang riweh alias rame kalau Aisha sudah bangun. Jadi mustahil saya menyentuh keyboard . Bisa perang Mamamia. Hehehe.

 

E. Saya berpesan kepada diri saya sendiri bahwa sepanjang hayat masih di kandung badan maka saya dan keluarga memegang teguh aliran EMHK. Kalau pilihan ? urusan anda yang penting sudah saya sampaikan . Asal jangan suka asbun, tulisan koar-koarnya di edit lagi. Biar tidak di bully. Ini pertanyaannya siapa dibully dan siapa mem-bully?. Saya mau belajar lagi Subjeck, Objeck , dan Predikat tapi tidak ada tambahan abang Jeck . Ini mah akal-akalan saya.Haha

 

F. Aliran EGP di dalam negeri yang sudah kebablasan yang menjadi bentuk kebebasan menyampaikan pendapat harus ditindak lanjuti. Bila perlu dikaji lagi. Kalau ngomong itu mikir toh , jangan asbun tong kosong nyaring bunyinya( ayo kita tabooook rebana:D).Itu memang hak anda berkoar-koar.Dan hak siapa saja untuk membela diri. Anda siap dibilangin muka loe jerawat, komedo berhamburan, body seperti buntelan, suara persis burung gagak , IQ jongkok , EQ labil dan masih banyak lainnya.EGP lah ini tulisan saya ( tapi saya pribadi memilih tidak mem-bully anda). Terimalah kutukan masyarakat. Nenek sihir kali Mbak. Nggak kali ini Kakek Sihir.Takuuuuuut. Itu mah sinetron indonesia . Hahaha.

 

G.Kalau ada yang bilang saya SARA. Mata anda benar-benar baru bangun tidur. Saya ini bukan artis Sara (h) Azhari . Saya Raidah Athirah aka Ummu Aisha. Siap-siaplah anda di somasi sebagai bentuk pencemaran nama baik.Siaaaaap?. 1 2 3 . Lariiiiiiii. Olahraga ( untuk saya).

 

H.Saran saya mulai dari sekarang belajar lagi tata cara pemotongan hewan halal sebelum anda belajar ke bulan apalagi mau jadi bintang.sah-sah saja.Asal ingat status EMHK. Suka- suka saya dong Mbak!. Ok saya juga EGP loe mau jadi binatang peliharaan, hewan ternak , burung unggas terserah. Capeeek berhadapan sama manusia kagak nyambung . Hehehe. Ini saya sama Abu Aisha kalau lagi adu argumen nggak nyambung wong saya pake bahasa Indonesia, dia pakai bahasa Polandia. Aisha hanya pendengar sambil tertawa riang :D.

 

I. Hal-hal yang belum saya koar-koarkan # eh tulis akan saya pikirkan lagi. Kalau ada non- muslim yang baca tulisan saya saya hanya bisa mengutip” untukmu agamamu, untukku agamaku”.Salam perdamaian. 😀

ini kuda yang diduga tercampur dengan daging halal di Norwegia

ini kuda yang diduga tercampur dengan daging halal di Norwegia

sumber gambar : foto Umm Rahma Alkhadr Rahimah mengenai tweet seorang warga Denmark

sumber gambar : foto Umm Rahma Alkhadr Rahimah mengenai tweet seorang warga Denmark

 

 
Suka

 
Advertisements
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: