Salam Dari Dua Negara Eropa Untuk Saudaraku Di Tanah Air


Naskah bersama Relawan Mesjid Indonesia ” Bersama Kesusahan Ada Kemudahan “

By : Raidah Athirah

 

 

Saya tidak tahu harus mulai dari mana menggambarkan perasaan saya, melihat bertubi- tubi bencana yang menimpa saudara- saudari di tanah air. Bersedih tentu saja. Tapi bukankah tak selamanya kita harus bersedih?. Seperti nasihat Syeik Al-Qarni dalm judul bukunya” La Tahzan “. Saya juga ingin berkata kepada saudara” Jangan bersedih Allah bersama orang- orang yang sabar’.

 

Anda pasti mengira saya berkata demikian karena rasa empati. Tidak . Lebih dari itu ini rasa , ungkapan ini adalah bentuk ukhuwah. Lebih kuat dari ikatan darah, lebih besar dari ikatan bangsa. Anda menangis , saya juga menangis. Walau anda dan saya dipisahkan oleh jarak tetapi kita disatukan oleh do’a.Ya do’a kita yang naik kelangit.

 

Kalau ada yang mencibir bahwa saya hanya bisa berkata- kata. Tidak ada bantuan nyata yang saya berikan kepada saudara di tanah air?. Saya tidak akan marah tetapi saya menulis ini supaya sampai generasi berikutnya salam saya bisa dibaca.Bahwa saya bersedih bukan karena rumah- rumah yang hancur, gedung- gedung yang dihantam banjir maupun kebakaran . Atau yang saat ini terjadi adalah semburan asap gunug berapi. Tidak. Saya bersedih jika saudara berputus- asa, apalagi menghujat,meraung menyalahkan Allah Tuhan Semesta Alam.

 

Anda seharusnya jauh lebih bahagia daripada saya yang di Eropa.Anda berada dalam kesusahan materi, saya berada dalam kesusahan ukhuwah.Anda dikelilingi sanak – saudara bahkan teman- teman yang bisa berbagi. Saya disini harus pandai- pandai bergaul .Bahkan kadang merasa terasing.

 

Hidup saya memang jauh lebih muda dengan banyaknya mesin- mesin, yang tinggal tekan tombol semua beres. Tapi hati saya hampa. Saya rindu keramahan tetangga, pengajian yang diadakan tiap pekan. Atau kalau ada rizki bisa dengan mudah bersilahtuhrahmi dengan sanak- saudara di seberang pulau.

 

Anda tak perlu bersusah hati. Dibalik semua kesusahan , airmata yang tumpah, rasa kehilangan yang amat sangat . Semuanya akan diganti oleh Allah Yang Maha Kaya. Ah ! saya mudah mengatakan demikan karena saya tidak mengalami. Anda sungguh salah , hati anda dalam prasangka. Sebelum saya di rizkikan tinggal di Eropa karena mengikuti takdir saya yang bersuamikan muslim Polandia. Saya pernah menjalani hidup bersama keluarga saya sebagai pengungsi, korban konflik SARA tahun 1999 yang terjadi di Ambon ibukota Maluku. Kembali mengungsi untuk kedua kalinya setelah Gunung Gamalama di Ternate Maluku Utara mengeluarkan peringatan . Semburan debu vulkanik menutupi seluruh kota.

 

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (QS. An Nasyr: 5-6).Dan saya meyakini ayat ini dengan kuat. Semuanya telah terbukti diperjalanan kehidupan yang saya jalani. Bahwa janji Allah itu benar. Dibalik satu kesulitan Allah Tuhan Yang Maha Melihat menjanjikan dua kemudahan.Tidakkah ini lebih dari cukup?.

 

Maka ini salam saya, jika sampai tulisan ini ditangan anda tolong jawab salam saya . Berdiri, berwudhu dan bertakbir memuji Allah Yang Maha Besar . Biarkan orang dengan segala keinginan , niat atau bahkan cibiran sekalipun menghampiri anda. Tapi jika anda punya mimpi, anda masih punya iman . Itu berarti anda masih hidup. Dan sudah saatnya anda berhenti menangis. Terima dengan ikhlas dan kemudian bergerak menjalani waktu, hari dan tahun yang merupakan karunia Allah kepada anda sampai tiba waktu saya , anda dan semua yang hidup menghadap Tuhan Yang Maha Adil .

 

Catatan hati ” Musim Dingin di Haugesund 7 Maret 2014″

 
Suka

 
Advertisements
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , , , | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Salam Dari Dua Negara Eropa Untuk Saudaraku Di Tanah Air

  1. Salam ukhuwah jg 🙂
    baca postingan2nya ummu aisha sepertinya rindu berat sama kampung halaman ya?hehe.. sy nggak pernah merasakan hidup diluar negeri tp baca postingannya ummu aisha jadi ikut berasa susahnya hidup dinegeri orang,tetap bersabar dan semangat buat ummu aisha 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: