Namaku Raidah Athirah Betapa Berartinya Sebuah Nama ( Bagian II )


Kalau yang suka baca buku Harry Potter dan nonton filmnya pasti tahu nama ini , JK Rowling. Tapi rata- rata kalau ditanya tahu kepanjangan JK nggak?. Pasti rame-rame pusing mikirin atau secepatnya lari ke om Google 🙂 . Trus nanya balik ” emang situh tahu kepanjangannya ?” . Sambil pasang muka serius saya jawab ” alhamdulillah saya tahu makanya saya tanya ” 🙂 trus kepanjangannya apa dong? . Bukan Jusuf Kalla ya :). Ntar aja jawabnya pokoknya saya cuman mau bilang Harry Potter itu lebih ke promosiin sihir- sihir .

 

Padahal sebagai muslim sudah seharusnya kita menjauhkan diri dari hal macam ini. Bukankah kita selalu membaca Al-Qur’an bahkan berdoa meminta perlindungan kepada Allah SWT : Katakanlah, Aku berlindung kepada Rabb Yang menguasai Shubuh, dari kejahatan mahluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus buhul-buhul dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia dengki”. [Al-Falaq: 1-5] . Sungguh paradoks apa yang kita sukai dan apa yang kita yakini.

 

Kembali ke kasus ane :). Emang kasusnya kaya apa. Makenye baca dulu bagian I satu sono 🙂 .Setelah peristiwa hack- menghack itu . Hidup saya gelisah tak terkira. Tidur tak nyenyak makanpun tak enak. Saat itu status sosial saya mahasiswa tingkat akhir yang belum kelar-kelar kuliah ditambah saya sudah berstatus istri . Yang baca pasti tahu dong nama suami saya 🙂 ” sok-sokan gaya artis ” .Maka saya dilanda kekhawatiran yang amat sangat. Paranoid tingkat tinggi. Kalau dia benar -benar menyebarkan foto editan itu ke semua kontak atau FB saya.Maka hancur leburlah hidup saya. Walaupun itu foto editan tapi mana tahu editan seperti apa yang dia maksud.

 

Setiap saat saya pasti mengecek FB saya. Sudah kaya detektif. Abu Aisha pun pernah saya interogasi. ” Bang , kau terima foto dari email saya?”. Sambil pasang muka heran dan jutek dia balik nanya .” emang kau kirim foto?, itu kan foto- foto nikahan sudah saya transfer semua ke CD, cuman ada satu email yang masuk ke spam nanti coba saya cek “. Glek. Buum. Buum . Detak jantung saya sudah kaya habis dibom. Bunyinya mungkin seperti itu saudara- saudara.Tamatlah riwayat saya. Mau dibawah kemana hidup saya ini?.

 

 Oh there is nothing special this spam just some garbage“. Jawab Abu Aisha kalem. Trus isinya apa?. Tanya saya tak henti-henti.Belakangan saya tahu kalau email itu berisi email ajakan kencan ke Abu Aisha:) ,

 

Dengan berbagai pertimbangan . Saya telah memikirkan masak-masak . Sampai gosong kali nih pikiran :). Bahwa saya akan mendelet FB saya . Tapi saya masih ragu. Ini kan teman saya semua di FB dari teman kampung , teman SMP , SMA , teman kenal teman , sampai dosen -dosen dari Universitas.Subhanallah Maaaaak . Tak terkira sedihnya hatiku. Dengan berat hati dan penuh duka, sedikit nangis bombay iya. Saya ucapkan ta’ awuzd dan basmalah saya delet FB saya. Si Mark masih ingin merayu saya. ” Anda yakin ingin menghapus akun anda? , si A akan merindukanmu ,si grup ABC akan kehilanganmu dan lain sebainya” . Saya sudah kuat hati Mark tidak ada pilihan lain sekalipun ganti nama gak akan bisa. Security FB kan belum kuat kunci gemboknya Mas bro ! 🙂 .

 

Maka akun dengan nama Ummu Kalsum Pisarzewska tenggelam sampai ke dasar samudra.Tak ada yang bisa mengangkutnya lagi ke daratan . Takut karatan . Tak Terkira pedinya hatiku. Gundah – gulana mengenang asyiknya ber- facebook ria. Dengan segala kesenangan pertemanan saya tinggalkan . Kan ada Aisha? . Maaf maaaas, mbaaaak e saya masih berstatus pengantin baru . Saya dan Abu pun masih pacaran jarak jauh . Indahnya pacaran setelah menikah :). Itu mah judul buku best seller ustad Salim A . Fillah .

 

Setelah saya delet FB saya , Abu Aisha orang pertama yang saya kasih tahu. Responnya tidak saya harapkan .” Alhamdulillah sudah kau hapus FB-mu itu , banyak sekali teman cowomu. Saya tidak suka kau sibuk dengan FB-mu” . Padahal waktu itu saya telah buatkan FB Abu Aisha dan temannya juga cuma se- uprit 🙂 . Maklum waktu itu Abu Aisha masih tergolong garis keras penentang FB . Kalau sekarang alhamdulillah garis keras sudah menuju garis putih . Tanda perlawanan sudah melunak. Nih buktinya akun Raidah Athirah :).

 

Selesai sampai disini kah dongeng sebuah nama ?. Oh tidak . Tolong baca dengan seksama . Alhamdulillah saya sibuk menyelesaikan kuliah saya yang hampir mendapat gelar mahasiswa abadi. Emang berapa lama kuliah ?. Lima tahun pas maaak :). Prinsip saya waktu itu mau puas- puasin dulu jadi mahasiswa.Mau menimbah ilmu dan mendapat pengalaman sebanyak- banyaknya. Itu jawaban saya kala itu kalau ditanya kapan lulus? , udah nikah ya cepat punya dede , pasti anak nya cakep blasteran Masa bodoh teing.Saya yang punya status orang lain yang sibuk komen begitu saya memisalkan keadaan saya . Kita yang menjalani hidup orang lain yang sibuk berkomentar -ria ( tolong komen anda saya butuhkan bahkan saya tunggu notifikasinya 😀 di FB saya Raidah Athirah) .

 

Tidak ada lagi status -status nasihat atau setidaknya cuci mata liat foto teman -teman . Wah merana sekali diriku . Iya . Justru sekarang dilanda dilema. Diriku merindu FB. Mana sudah di kasih SP ( surat peringatan ) dari Abu Aisha . Mana bisa saya melawan. Saya tidak mau di jadikan golongan istri -istri tak patuh suami :).

 

Bersambung ke bagian III

menatap awan,apa itu namanya dalam istilah keren " Tatapan penuh makna "

menatap awan,apa itu namanya dalam istilah keren ” Tatapan penuh makna “

ini taman saya namain " Taman Seniorita " soalnya letaknya di  depan Panti Seniorita alias para sesepuh :)

ini taman saya namain ” Taman Seniorita ” soalnya letaknya di depan Panti Seniorita alias para sesepuh 🙂

 

 
Suka

 
Advertisements
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Namaku Raidah Athirah Betapa Berartinya Sebuah Nama ( Bagian II )

  1. Blognya baguusss.. pake wordpress juga ya Mbak? baru bikin langsung bagus ya, jago deh 🙂 Aishaaa…. apa kabar sayang? 🙂

    Like

    • Alhamdulillah ketemu lagi sama Mba-ku di Worpress :). Iya ini baru buat atas permintaan sahabat juga. Mencoba ngotak-atik mengikuti saran Abu Aisha ” use your little brain “. 😀 hehe.Alhamdulillah banyak tersesat tapi jadi juga :). Punya Mba keren (y) mau saya buat kaya gituh. Ajarin dong Mba ! 🙂 maksa dot com. Alhamdulillah Aisha baik- baik saja Amma . Salam sayang buat Amma

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: